hello kitty

Loading...

Senin, 25 Juni 2012

Perjalanan kisah kidup Rita part XIV

kelanjutan cerita dibawah :D
oh yah kalo baca cerita ini harus baca perjalanan kisah hidup rita part 1 yah, ada di paling bawah bacanya dari awal kalo mulai dari pertengahan gak akan nyambung dan gak akan seru. Makasih udah baca cerita gua. dan maaf kalo cerita gua kepanjangan, maaf banget yah :D




1tahun berlalu setelah kematian diyas, rita hidup menjadi wanita yang selalu tegar dan sabar menjalani hidup di temani rio. Saat ulang tahun mereka rio memberikan kejutan kepada rita yaitu sebuah bunga berwarna pink berbentuk love yang sangat besar di taman hiburan, rita hanya tersenyum bahagia melihat kejutan yang diberikan rio. Rio memberikan kado terindah buat rita sedangkan rita memberikan sebuah kalung bertulisan nama rita. Rio langsung memakai kalung yang diberikan oleh rita.  Rio sangat bahagia kerena dia telah membuat rita bahagia meskipun sering melihat rita merindukan orang-orang yang telah meningglkannya.
“lo tua gak rit?’ tanya rio.
“apa?” tanya rita.
“kata seseorang…. Orang yang di ambil tuhan duluan itu berarti tuhan sayang banget ama dia” celetuk rio.
“jadi tuhan sayang yah ama om rico,diyas dan rita” jawab rita.
“nah itu tau jadi lo gak usah sedih lagi mereka disana udah tenang udah seneng” jawab rio.
“iyah gua ngerti ko yo” jawab rita.
“lo inget gak waktu itu lo janji lo akan nunggu gua” jawab rio.
“iyah gua inget” jawab rita.
Rio tersenyum melihat ke arah rita, rita pun tersenyum melihat ke arah rio. Kembang api mulai menghiasi langit yang indah dimalam ini tiba-tiba hujan deras turuh rita dan rio meneduh di bawah pohon yang sangat besar karena hujan tidak reda-reda rita dan rio menuju mobil dengan hujan-hujanan, mereka berlari dengan senyuman yang indah. Rio menggenggam tangan rita sangat erat rita berlari di belakang mengikuti rio. Di dalam mobil rio dan rita tertawa karena merkea basa kuyub. Rio membawa mobil dengan cepat keran rita sudah kedinginan, sesampainya dirumah rio dan rita ganti baju dan minum susu hangat di ruang tv. Mereka menonton kartun di DVD mereka tertawa rita hanya memandang rio yang sdang tertawa.
“yo…… “ celetuk rita.
“apa rit” tanay rio.
“entah gua bingung dengan perasaan gua” jawab rita.
“bingung kenapa?” jawab rio.
“gua bingung ama perasaan gua ini” jawab rita.
“kenapa?” tanay rita.
“gua sayang banget ama lo, tapi sayang yang gua rasain ini lebih dari seorang adik” jawab rita.
“jujur…. Gua juga sama ama lo, gua juga sayang ama lo lebih dari seorang kakak ke adiknya” jawab rio.
“tapi kita saudara kembar” jawab rita.
“iyah itu yang ngebuat gua gak berani ngungkapin perasaan gua” jawab rio.
“kita gak mungkin bersama lebih dari seorang adik dan kakak” celetuk rio.
“iyah gua ngerti ko maksut lo apa” jawab rita.
Rita menaruh kepalanya di pundak rio, rio hanya diam dan mengelus-elus rambut rita. Malam sudah semakin larut rio dan rita tidur, pagi harinya rio dan rita kesiangan mereka merasa pusing karena kemarin malem mereka kehujanan dan di mobil mereka memakai ac. Mereka sedang banyak tugas mereka sering telat makan dan tidak menjaga kesehatan tidur hingga larut malam untuk menyelesaikan tugasnya. Suatu hari rita pingsan di kampus sedangkan rio masih bisa menahan sakitnya. Rio membawa rita kerumah sakit ketika sampai dirumah sakit rio pingsan. Rio dan Rita masuk rumah sakit dan di rawat di kamar yang berbeda, bi inah menyuruh dokter menjadikan 1 kamar agar bi inah menjaganya lebih enak. Rita dan rio dalam ke adaan kritis karena sakitnya sudah parah. Rio di fonis menderita penyakit demam berdarah sedangkan Rita menderita tipus,malaria dan magh akut. Rita yang mendengar rio kritis mulai sedih rita takut kehilangan orang yang sangat ia sayang saat ini, hanya rio satu-satunya penjaganya.  Rio mulai membaik rio menghibur rita dan selalu menyuruh rita minum obat dan makan tepat waktu, rio selalu menyuapi rita makan dan melihat rita benar-benar minum obat. 1 minggu setelah dirawat dirumah sakit rita dibolehkan pulang oleh dokter meskipun masih lemas dan masih sering sakit, sedangkan rio masih belum boleh pulang. Rita selalau menjenguk rio dirumah sakit tetapi rio selalu menyuapi rita makan karena rita malas makan.
“lo kenapa sih males makan?”tanayrio.
“cape nyuap nasi ke mulut” jawab rita.
“lo udah gede rit” jawab rio.
“kata siapa gua masih kecil” jawab rita.
“rit…. Lo tau gak?” tanya rio.
“apa?” jawab rita.
“lo itu manis tau kalo senyum” jawab rio.

Rita tersenyum malu ketika rio memuji dirinya, rita menjadi malu.  Karena hari mulai malam rita pulang, ketika rita pulang rio membuat bintang untuk rita sebanyak-banyaknya. Rio menaruh bintang-bintang itu di dalam toples, rio menarih tulisan di dalam bintang untuk menyemangati rita untuk tidak sedih dan rio menulis alasan-alasan mengapa rita tidak boleh bersedih dan harus tetap tersenyum.  Pagi harinya rita datang kerumah sakit membawa buah, rita masuk kedalam kamar rio dan melihat rio sedang tidur, rita mencium kening rio dan tiba-tiba rio bangun yang membuat rita kaget. Rio tersenyum senang sedangkan rita menjadi malu. Rita memukul rio yang mengagetkannya, rio memberikan rita 3toples bintang dan rio menyanyiakn lagu semua tentang kita untuk rita. Rita tersenyum bahagia karena rio mulai sembuh meskipun rita masih lemas dan pucat.
“ko lo masih pucet sih rit?” tanay rio.
“gak tau gua geh” jawab rita.
“ko badan lo panas?” tanay rio.
“iyah gak tau gua geh” jawab rita lemas.
“lo minum gak sih obatnya?” tanay rio.
“minum ko” jawab rita.
“gua nagntuk yo” celetuk rita.
“yaudah sini tidur di tempat tidur gua” suruh rio.
“lo nya tidur dimana?” tanay rita.
“yah disini juga” jaab rio.
“iiii gak mau”jawab rita.
“tenang gak akan gua apa-apain lo” jawab rio.
“awas yah ngapa-ngapain gua” jawab rita.
“rit…” celetu rio.
“apa lagi?” jawab rita.
“apapun keputusan lo suatu saat nanti gua yakin itu yang terbaik untuk lo, jadi jangan pernah lo sesalin keputusan lo” jawab rio.
“iyah.iyah” jawab rita
Rita tidur disamping rio, rio menyanyikan lagu “Semua Tentang Kita” untuk membuat rita tertidur pulas. Setelah memastikan rita sudah tertidur rio mencium kening rita dan ikut tidur di samping rita. Bi inah yang melihat kejadian itu tersenyum dan menunggu mereka berdua terbangun dari tidurnya. Hari mulai sore rita danr io bangun bersamaan rita dan rio tertwa melihat wajah mereka ketika bangun tidur. Bi inah ikut tertawa melihat kedua majikannya tertawa, setelah itu rio menyuapi rita makan dan memastikan rita minum obat. Rio mengambil gitar kesayangannya dan menulis I Love You Rita Sayang :* dan membuat tanda tangannya di gitar itu dan rio menyuruh rita membawa pulang dan taruh dikamar rita. Rita membawa gitar ke pulang, bi inah tidur disamping rita dikamar rita ketika tengah malam badan rita menjadi panas dan dirumah sakit keadaan rio menjadi keritis penyakit demam berdarahnya membuat darah rio menjadi turun drastis. Bi inah mengompres rita dan melihat rita berkeringat banyak sedangkan rio sedang mengalami kritis. Tepat tanggal 29 juni jam 3pagi rio menghembuskan nafas terakhirnya bi inah yang mendapat kabar dari rumah sakit hanya bisa menangis bingung bagaimana harus memberi tau rita apa yang terjadi dengan rio.
Ketika pagi hari rita bangun badan rita masih panas tetapi tidak seperti tadi malam, bi inah menangis melihat rita.
“bi kenapa nangis?” tanay rita lemas.
“den rio non….” Jawab bi inah.
“kenapa rio?” tanay rita
Rita turuh kebawah melihat banyak orang di rumahnya dan ada sebuah peti jenazah di ruang keluarga rita yang masih lemas merasa sesak di dadanya. Rita tidak berani membuka peti jenazah itu, bi inah membukakan peti jenazah untuk rita. Betapa kagetnya rita melihat kakak satu-satunya terbujur kaku di dalam peti jenazah. Rita pingsan ketika melihat rio sudah terbujur kaku, ketika rita sadar rita menangis sekuat-kuatnya dan memukul-mukul rio.
“yo kenapa?kenapa lo ninggalin gua” teriak rita.
“rio jawab pertanyaan gua” bentak rita.
Bi inah yang melihat kejadian itu menangis tidak tega melihat rita tidak percaya melihat kakaknya sudah terbujur kaku. Ketika dipemakanan rita melihat 4 orang yang sangat dia sayang berjejer tertidur di dalam tanah. Rita hanya menangis ditemani bi inah hujan turun sangat lebat. Rita baru menyadari kalau mamah dan papahnya tidak datang ke pemakan rio. Rita mulai membenci kedua orang tuanya dari kecil kedua orang tua rita tidak pernah ada untuk mereka sampai rio meninggal kedua orang tua rita tidak datang. 1 minggu setelah rio meninggal kedua orang tua rita datang.
“ngapain kalian kesini?” bentak rita.
“masih inget punya anak?” tanya rita.
“sampai rio dikubur kalian gak ada? Orang tua macam apa kalian itu?” bentak rita.
“gua ragu ama kalian, gua ragu apa gua dan rio anak kandung kalian?, kalian gak pernah peduli dengan kami” bentak rita.
Kedua orang tua rita hanya diam mendengar bentakan rita mereka hanya menangis, tangisan kedua orang tua rita membuat rita semakin membenci kedua orang tuanya. Tiba-tiba seorang wanita masuk kedalam rumah yang membuat rita kaget.
“siapa kamu?” tanya rita.
“saya istri dari *******” jawab wanita itu.
Rita semakin marah kepada orang tuanya, rita benar-benar tidak  percaya dengan apa yang dihadapinya saat ini. Akhirnya kedua orangtua rita menceritakan apa yang terjadi. Rita yang mendengar bahawa dirinya dan rio adalah anak yang tidak di ingkan didunia ini hanya diam tidak percaya dengan apa yang rita dengar, dan ternyata kedua orang tua nya sudah bercerai sudah lama dan mereka sudah menikah dengan yang lain. Jantung rita semakin berdetak cepat dan terdiam mendengar cerita kedua orangtuanya, rita semakin membenci kedua orang tuanya dan tidak mau melihat kedua orang tua nya lagi. Rita masuk kedalam kamar dan memasukan semua barang-barangnya kedalam koper termasuk bonek tiara,dan gitar rio dan diyas.
“mulai saat ini gua gak akan pernah nginjekin kaki gua lagi sini” bentak rita.
“dan jangan pernah berharap gua akan maafin kalian berdua dan gua benci kalian berdua” bentak rita.
Rita meninggalkan rumah yang dari kecil rita tempati bersama orang-orang yang sangat rita sayang.  Bi inah menelfon oma dan opa rita, rita memutuskan untuk tinggal bersama oma dan opanya dan rita tidak mau beretemu kedua orang tuanya lagi sampai kapanpun. Dari rumah yang besar rita pindah kerumah yang sederhana rita mulai menyesuaikan diri dengan lingkungannya yang baru. Rita berbeda agama dengan oma dan opanya, oma dan opanya tidak memaksa rita untuk mengitu agamanya yang di anut mereka. Setelah berfikir panjang rita memotong rambutnya hingga panjang dan masuk ke agam yang di anut oma dan opanya.
Rita pergi ke bukit, rita melihat 4 bintang yang bersinar terang rita menangis menatap 4 bintang itu.
“kenapa? Kenapa kalian semua tega ninggalin gua sendirian?” tanya rita.
Rita menangis sepuasnya dan setelah puas menangis rita berjanji akan menajdi seorang rita yang baru yang tegar dan selalu tersenyum tidak akan ada lagi tangisan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar